Travelling

Travelling berburu makanan di Pucuk Coolinary Festival



Diawali dengan bangun pagi yang sedikit dingin, saya mencoba men-charger baterai camera DSLR saya berikut  Smartphone dan Headset Bluetooth, biasanya kalau saya sudah men-charger semua barang elektronik ini itu menandakan saya mau perang melawan banyaknya orang demi mencari berita yang siap dikonsumsi sama semua orang.

Iya...Hari itu, Sabtu 27 Oktober 2018, saya bersama dengan Food Blogger Bandung sudah janjian untuk mengunjungi Event " Pucuk Coolinary Festival " yang diadakan di Lapangan Pussenif Kota Bandung". katanya sih terbesar se-Jawa Barat.

Ambil anduk, pakaian ganti dan langsung pergi kekamar mandi langsung mandi biar nanti diliat orang seperti lelaki sejati yang selalu menjaga penampilannya didepan banyak lelaki..eh...maksudnya didepan banyak orang.

Semprot sana Semprot sini dengan minyak wangi beraroma Coklat dan langsung stater motor dan cus....motor melesat cepat dengan kecepatan 40Km/jam, belum lah sampai 1 kilo, ban belakang bocor..wkwk akhirnya kudu nambal dulu. Dikira hanya bocor biasa, ternyata sobeknya luar biasa!

Gak pake pikir panjang, saya langsung bilang " Mang Ganti aja Ban dalamnya dengan yang baru ".

Selesai mengganti ban, motorpun di stater kembai dan melesat kencang dengan kecepatan 60km/jam. 
08.30 sampailah di tkp, padahal janjiannya jam 09.30. Mencoba menelepon salah satu teman yang sudah janjian, ia pun kaget dan mengatakan " Kepagian ". Entalah...apakah saya terlalu rajin atau mungkin karena kepengen jalan jalan aja.

Jam 09.30 pun tiba, satu per satu teman teman berdatangan dan masuk mendekati Tenant makanan.


Merah identik dengan pemberani, seolah menunjukkan mereka berani mengadakan event kuliner yang saya bilang sih cukup besar. Karena sabtu itu adalah perdana acara Puncak Coolinary Festival, jadi acara dibuka secara resmi dengan pengguntingan pita dan pembunyian sirine yang dilakukan oleh masing-masing perwakilan dari para penyelenggara event antara lain Sales & Marketing Director PT Mayora Indah Tbk, Kepala Bidang Dinas Perindustrian & Perdagangan ,Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung.

Saat pintu sudah dibuka dan semua orang sudah boleh masuk, sayapun melihat sepanjang jalan dari ujung sampai ujung tenda berwarna merah semua dan semuanya berisi makanan-makanan olahan tangan tangan kreatif.

Sayapun sempat berbincang bincang dengan Kang Erick Harijanto sebagai Marketing Manager RTD Tea & Juice PT Mayora Indah Tbk untuk menanyakan tentang perihal event Pucuk Coolinary Festival ini.

Katanya sih terbesar di Jawa Barat, saya bertanya " Kenapa disebut Festival Kuliner terbesar dijawa barat? jawabnya " karena team saya sudah mensurvey dari beberapa event belum ada yang pasang tenant makanan sebanyak 106, dan di Evnet Pucuk Coolinary Festival inilah yang 106 Tenant terpasang. hmmm... pantesan aja dari ujung sampai ujung semuanya tenda merah yang berisi makanan.

Karena gak sabar kepengen nyicipin makanannya, jadi tanya sebentar langsung cus deh. owh ya lupa kang Erick juga mengatakan kalau dari 106 tenant terbagi menjadi 3 zona. Zona yang pertama adalah zona makanan Gurih, yang kedua adalah Zona makanan Manis dan yang terakhir adalah Zona makanan Pedas. Karena saya suka dengan makanan manis, jadi mencoba untuk menghasut yang lainnya biar mereka makan makanan yang manis.

Colenak
Nah itu dia makanan pertama yang dibeli oleh kami, Colenak namanya, asli bandung! Tapi saya sempat berdebat tentang bahan baku dari colenak. Saya mengatakan ini dari singkong ya, teman saya yang satunya mengatakan bukan ini mah dari "Peyeum ". Lah terus saya mikir, bukannya Piyeum juga dari singkon? huahaha...biasa emak emak mah sok gitu wkwkwk.

Sushi
Ini dia si Sushi yang membuat muka saya merah dan ingin muntah, padahal saya udah pernah nyoba itu makanan, kata teman saya sih enak, cobain makan, baru juga dikunyah udah mau muntah aja. Mau muntah diliatin sama yang jualnya, gak dimuntahin ya sengsara disaya, akhirnya dimakan tampa dikunyah...


Klappertaart
Katanya sih makanan yang satu ini sedang ngehits dikalangan milenial sekarang, kalau saya coba sih kaya punding gitu, tapi ah...gak tau lah, karena saya buka chef jadi gak bisa menjelaskan, pokoknya kalau mau nyoba, datang aja ke Pucuk Coolinary Festival sampai tanggal 28 Oktober 2018. Untuk harga - harganya hehe maafkan saya khilaf alias lupa, soalnya beli beli aja gak ngitung, tau tau kertas merah yang didompet udah hilang aja hehe..

Silakan yang penasaran dengan 106 Menu makanan, besok tanggal 28 Oktober 2018 terakhir. Siapa tau nasib kamu lagi mujur bisa dapat motor baru loh, soalnya dengar - dengar sih doorprize nya motor Nmax bro!!

Buru, segera...sebelum berangkat baca doa dulu, minta restu dari orang tua biar menang hehe.

Jangan Lupa Baca juga : Ke kalimantan Cuma Numpang Makan 

About Afrizal

13 comments:

  1. 60 km mah nyantai atuh bro hihihi. Mana semur jengkolnya?

    ReplyDelete
  2. Ih untung gak muntah, kalo ya, kita putus 😅😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. huahahahaha kalian jahat sama saya, saya di jolimi

      Delete
  3. hahaha sebagai urang Sunda, kita mah lebih akrab dengan leunca, oncom dan seblak dibanding sushi :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju bu, saya lebih suka dengan oncom atau seblak dibanding sushi, rasanya aneh

      Delete
  4. Pengen nyoba sushi . . . hari Ahad dan Bunda pun ikoot antri, wkwkwk kehabisan

    ReplyDelete
    Replies
    1. awas bunda nanti muntah kaya saya wkwkwk kalau gak biasa makan sushi

      Delete
  5. Duh kata-kata "lelaki sejati yang selalu menjaga penampilannya didepan banyak lelaki" bikin salfok hahaha, btw masih penasaran masuk zona pedas, kemaren ga sempet melipir kesana 😄

    ReplyDelete
  6. Shushii shushiii jigana enakan ulen

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih enak ulen bunda, susi bikin mual perut wkwkwk

      Delete

Powered by Blogger.
/*### Code atau Tracking ID Google Analytic###*/ UA-78190159-1