Access Bars

Nge-Bars orang yang terkena Stroke !!!


Perlu saya ingatkan, bahwa tulisan ini bukan untuk menjatuhkan ataupun membongkar aib seseorang, tujuan menulis artikel ini hanya ingin berbagi pengalaman. Sekecil apapun indentitas seseorang yang pernah saya Bars tidak akan di paparkan di artikel karena memang privasi. dan gambar diatas bukanlah orang yang saya ceritakan diartikel ini.

Nge-Bars orang yang terkena Stroke ! 

disatu waktu saya dan beberapa terapis Bars dari Lineation berbarengan mem-bars dalam sebuah event. saya duduk bersebelahan dengan dokter david, ketika saya selesai mem-bars, dokter david langsung menepuk pundak sebelah kiri saya dan mengatakan " bantu saya, Kamu pegang kepala dan saya pegang kaki ".

Awalnya saya masih bingung apa maksudnya, dan saya lihat pasien sudah berbaring di tempat yang sudah tersedia dan siap di bars.

Saya masih bertanya-tanya, apa maksudnya ? kok ngebars dua-duan begini ! sambil saya melihat pasien dari kepala sampai kaki yang sudah terbaring pasrah.

Bars pun langsung dimulai ! saya melihat ekspresi dokter yang begitu tenang walaupun didalam ruangan ribut dengan suara orang orang. Sayapun mencoba tenang dan merasakan enegri disekeliling ruangan khususnya orang yang saya bars.

Pada saat titik pertama yang saya pegang, saya mencoba mulai fokus untuk merasakan energi orang yang didepan saya. Tenang.......dan memejamkan mata, itulah cara saya untuk bisa merasakan.

kurang lebih 10 menit saya memegang titik pertama, dokter langsung pindah duduk mendekati dada orang yang sedang di bars. 

Saya rasa cukup untuk memegang titik pertama, saya langsung memegang titik kedua di tangannya, kurang lebih 5 menit saya melakukan hal itu. pada saat saya memegang kedua tangan pasien, bola mata melirik wajah dokter yang duduknya sangat dekat dengan saya, dan saya melihat wajahnya sangat tenang sekali, seolah beliau menikmati proses bars ini.

Usai saya memegang titik kedua, titik yang berhubungan dengan memori selanjutnya saya pegang, namun sebelum saya memegang saya mencoba merasakan energi orang tersebut dan meniatkan diri untuk terkoneksi dengan orang yang saya bars.

Ketika saya pegang titik memori..dan....Boomm....entah kenapa saya langsung merasakan memori kesedihan yang amat sangat dari orang yang saya bars, kalau tidak saya tahan mungkin saya sudah nangis pada saya nge-bars. Serius...ini bukan bohong ataupun dongeng semata, itu yang saya alami ketika nge-bars.

Semakin saya rasakan semakin kesedihan yang saya dapatkan, saya mencoba untuk empati dengan sesekali mengelus kepalanya.

pada saat saya merasakan hal itu, dokter pun langsung mengatakan " ini gak bisa di bars hanya 20 menit, ini harus 1 jam lebih dan sesering mungkin ". mulailah saya ada sedikit kejelasan dari pertanyaan awal saya tadi, mungkin maksud dokter menyuruh saya pegang kepala dan dokter pegang kaki itu ini.! Ternyata orang ini merasakan beban mental yang amat sangat.

Dan saya baru tahu jika orang yang saya bars sedang terkena Stroke dari teman saya yang praktisi bars juga. saya tau hal tersebut setelah saya lepas memegang titik memori.

kejadian ini belum pernah saya rasakan sebelumnya, dan bahkan satu hari setelah saya nge-bars orang tersebut perasaan itu muncul kembali, hal hasil saya menangis...iya....ini seriusan seketika saya menangis...dan saya bertanya dengan diri sendiri " Apa yang harus saya lakukan untuk orang itu " ? Bars dia sampai kamu merasa cukup ! itulah jawaban dari pertanyaan saya.

Langsung saya kontak dokter dan menceritkan hal tersebut, dan saya bilang " Dok, kalau bisa adakan kelas Access Bars di kota orang itu, dan undang dia, saya pengen nge-Bars orang itu " ! Kita usahakan ya " ujar dokter ".

Saya berharap dan sangat sangat berharap, bisa berjumpa dengan orang itu kembali dan melakukan Bars total.


About Afrizal

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
/*### Code atau Tracking ID Google Analytic###*/ UA-78190159-1