Travelling

Cerita Sang Raja yang Sensi di Tenno Ramen



Siang itu bisa jadi siang yang cukup lelah ! Bagaimana tidak, pagi pagi saya harus sudah bergegas pergi ke salah satu universitas untuk menyelesaikan sesuatu hal yang bisa terbilang urgent!. cukup memakan waktu dan menguras tenaga.

belumlah keringat hilang sudah harus pergi ke Klinik untuk memberikan energi positif (BARS) kepada salah satu teman yang memang sudah janjian sebelumnya.

BARS itu standar dilaksanakan satu jam lebih, karena mengingat saya dan beberapa teman (termasuk teman yang saya BARS) ada janji untuk kumpul-kumpul bareng dengan yang lainnya, BARS dilaksanakan dengan cukup singkat, sesingkat singkatnya seperti Teks Proklamasi (Dengan tempo yang sesingkat singkatnya)!

Berangkat dari Klinik dengan menggunakan supra fit biru si kesayangan, berharap tidak akan telat, namun realitanya.....hmm....padahal kecepatan sudah diatas rata-rata.

Jam menunjukkan pukul 13.00 WIB (Waktu indonesia Bagian Barat), padahal janji dengan teman yang lainnya jam 13.00, yah...harap maklum kan habis memberikan energi positif (wkwk....gak ada alasan telat ya telat aja).

Akhirnya saya dan beberapa teman yang lainnya datang pukul 13.30 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat). Sesamapai di TKP, mereka udah pada makan Ramen aja. Karena ngiler ngeliatnya, saya pun tidak mau kalah, kudu and wajib nyobain ramen yang mereka makan.

Tenno Ramen (Special Combo Ramen) Pascal 23 Bandung
Karena perut lapar dari pagi gak makan, akhirnya pesan yang TOP BGT lah, namanya " Special Kombo Ramen " Isinya ? Hmmm....entah, soalnya gak terlalu menanyakan, Yang penting Makan dan perut kenyang hehe.

Sambil nunggu Ramennya datang, saya coba duduk bareng dengan mereka dan membuka jaket, tiba tiba terdengar suara " Ini barisan geng baju merah, yang make baju merah duduk disini kecuali dia (sambil nunjuk kesaya) ". Busyeet dah, baru datang padahal udah di bully. 

Apa salah ku ??? (berbicara dalam diri)

Apalah daya, diriku hanyalah tersenyum tampan tanpa harus membalasnya..hehehe. Serangan itu tidak hanya berhenti di perkataan " Ini barisan geng baju merah, yang make baju merah duduk disini kecuali dia (sambil nunjuk kesaya) ". Ketika saya duduk, Suara itu terdengar kembali yang ditujukan kesaya.

Karena perut udah lapar, sambil mendengarkan banyaknya sura dari puluhan orang, mulutpun mengunyah kulit ayam crispy yang dicocol dengan sambal pedas dan mayonas


Bunyi Kriuk pada kulit ayam yang digigit membuat mulut tidak mau berhenti mengunyah kulit ayam krispinya. Sambil berkata " Apa salah ku kepada dirimu " (ujar saya kepada Raja Teman deket saya..eh, temen deket bukan ya ? kalau saya bilang teman dekat, nanti dia pasti bilangnya bukan teman dekat, bahkan gak kenal ! Ah biar lah....).

Sepertinya dia sensi dengan saya, entah apa sebabnya, apakah saya lebih tampan dari dia ataukah dia lebih tampan dari saya sedikit ? Entahlah....yang pasti sensi sang raja bukanlah sensi negatif. Kita semua sering membully satu sama lain, membully bertujuan bukan untuk menyakiti ataupun meninggalkan sakit psikis, membully kami untuk saling mendekati satu sama lain.

Sebelum di tutup cerita yang gak penting ini, buat kalian yang mau mencoba kulit ayam crispy silakan datang ke Tenno Ramen di pascal 23 Bandung, bukan kulit ayam crispy aja, bagi yang suka ramen disana banyak tuh pilihannya, terus pilih dah tuh kuahnya, mulai dari kuh tomyam, soyu,curry, hot chilli, milky cheesy kalau mau pesen kuah dari air hujan juga bisa (hehe) asal mau nguyup aja. owh ya lupa, pastikan pada nanya harga dong, untuk harga mulai dari Rp. 23.000.

Oke sampai ketemu di Travelling dan cerita berikutnya.

About Afrizal

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
/*### Code atau Tracking ID Google Analytic###*/ UA-78190159-1