Liputan Acara

Beginilah caranya BIJB menghidupkan kembali Bandara Internasional Kerta Jati yang sempat sepi

Bandara Internasional Kertajati Majalengka


Bandara Kertajati atau yang lebih dikenal dengan bandara West Java International menjadi mimpi besar Provinsi jawa barat untuk bisa memiliki bandara internasional sendiri. Berdiri kokoh diatas puluhan hektar tanah di wilayah Jawura, Kertajati, Kabupaten Majalengka. Bandara Kertajati disebut-sebut menjadi bandara terbesar ke dua di indonesia setelah Soekarno Hatta. 

Namun naas, ekspetasi tidak sesuai dengan realitanya. Yang disebut sebut bandara kertajati akan menyamai Bandara Soekarno Hatta Jakarta ternyata sepi pengunjung. Dan bahkan sampai berita yang beredarpun beberapa maskapai telah pergi (hengkang) meninggalkan Bandara Internasional Kertajati dikarenakan tidak mendapatkan keuntungan.

Akses yang cukup jauh menjadi faktor utama sepinya Bandara Internasional Kertajati . Jika seseorang dari bandung menuju majalengka harus memakan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan. Selain akses yang cukup jauh, semenjak beberapa maskapai hengkang dari Bandara Internasional Kertajati, rute perjalanan pun sangat-sangat terbatas, hal tersebut yang membuat masyarakat enggan memilih Bandara Internasional Kertajati sebagai pemberangkatan menuju tujuan utama.

Dalam Focus Group Discussion berjudul " Era Baru Industri Aviasi di Tanah Pasundan " yang dilaksanakan di kota kembang bandung tepatnya di Grand Ballroom Hotel Grand sabtu (22/6/19), hadir perwakilan dari Angkasa Pura II, Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) dan beberapa lainnya yang memiliki visi sama yakni untuk memajukan Bandara Internasional Kertajati.

Dalam Focus Group Discussion, pihak Angkasa Pura II menyatakan kesiapannya untuk melayani perpindahan penerbangan maskapai jet domestik dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Bandara Kertajati di Majalengka.

Sesuai rencana, perpindahan 56 penerbangan yang meliputi 13 rute domestik ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) tersebut akan dimulai pada 1 Juli 2019 mendatang. bukan hanya itu saja, Bus Damri pun sudah mulai di operasikan pada tanggal 1 juli 2019 untuk bisa menunjang kemudahan dalam menuju Bandara Internasional Kertajati.

General Manager Perum Damri Bandung, Mursalin, mengatakan dari Terminal Damri di Jalan Kebonkawung di Kota Bandung, Damri akan diberangkatkan mulai pukul 02.00, berlanjut tiap dua jam berikutnya Jadwal serupa diberlakukan terhadap keberangkatan dari Terminal Cikarang di Kabupaten Bekasi. (Tribunjabar.id)

Bukan hanya bus yang akan meramaikan Bandara termegah kedua di indonesia, sampai saat ini provinsi jawa barat pun sedang progres membangun jalan tol yang menghubungkan bandung majalengka dan sebaliknya yang diberi nama (Jalan Tol Cisumdawu). diharapkan dengan adanya tol, bisa memangkas lamanya waktu menuju Bandara Internasional Kertajati.

Kami optimistis Bandara Kertajati ini akan menjadi menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah-daerah di Jawa Barat secara keseluruhan,” kata President Director AP II, Muhammad Awaluddin dalam Focus Group Discussion. itulah kenapa kami akan selalu mengusahakan agar Bandara Internasional Kertajati bisa hidup dan berkembang layaknya bandara bandara pada umumnya.

About Afrizal

17 comments:

  1. Wah, keren banget. Bandara Kertajati bandara Internasional. Semoga bisa ramai dan berfungsi dengan baik.

    ReplyDelete
  2. Semoga bandara Kertajati bisa optimal digunakan oleh masyarakat sekitarnya ya...Sayang banget kalo sampe gak aktif..

    ReplyDelete
  3. Wah smg tetap bisa aktif bandaranya.

    Uda keren gitu

    ReplyDelete
  4. Ya, ini yang jadi kekhawatiran saya dengan kebijakan mengkomersilkan bandara Kertajati ini. Sebab memang saya tidak melihat ada tanda-tanda mobilitas penumpang antar Bandung dan bandara Kertajati.

    Apa betul ada pool bis Damri di Kebon Kawung? Saya kok nggak inget ya di sana ada parkir lebar untuk bis di sana. Saya tinggal di Bandung bertahun-tahun yang lalu.

    ReplyDelete
  5. Kuyy kita touring ke bijb Kertajati hehehe

    ReplyDelete
  6. saran aja sih klo bisa ada kereta bandara biar lebih efektif
    NYIA di jogja mulai rame karena ada bandara
    soale klo jauh orang jadi males hehehe
    semoga tambah rame ya kertajati ini dan bisa mermanfaat buat masy Jabar

    ReplyDelete
  7. Sebagai pengguna aku tu emang males harus jauh2 ke Kertajati.. Enakan naik dari Bandung aja atau dr Jkt yg lbh mudah aksesnya.

    Sekarang ngenes deh kalau penerbangan domestik hrs ke Kertajati bukan dari Bandung lagi. Semoga saja sarana n prasarana terutama akses ke sana semakin dipermudah, tolnya segera selesai dan dibuat sesuatu yg menjadi daya tarik wisata ke sana

    ReplyDelete
  8. Rasanya langsung capeeek ngebayangin mesti ke Kertajati dulu. Waktu tempuhnya dari Bandung udah kayak ke Jakarta aja.

    ReplyDelete
  9. Sejak awal banyak yang ga setuju dengan pembangunan kertajati
    Semoga ngga berakhir mangkrak ya

    ReplyDelete
  10. Kalau mau ramai, selain bandaranya--aspek sosial budaya kota Majalengka juga mesti digembor-gemborkan. Itu jadi daya tarik wisata dan bisa bikin investor bangun hotel dan tempat umum lainnya. Jadi simbiosis mutualisme.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget kang, kudu ada kerjasama dengan masyarakat sekitar

      Delete
  11. Namanya juga baru, tentu butuh beberapa penyesuaian. Dibalik semua itu akan memberikan dampak yang positif juga.

    salam
    kidalnarsis.com

    ReplyDelete
  12. Kalau melihat saat peresmian kemarin di IG nya Pak Ridwan Kamil, bandaranya sungguh megah dan kereeen...pasti banyak yang penasaran.
    Kurang sosialisasi, mungkin yaa...

    Masku yang biasanya dari Surabaya ke Bandung naik pesawat, besok ini mau turun bandara Jakarta aja, katanya...lanjut naik KA ke Bandung.
    Saking malesnya ke Bandara Kertajati yang jarak tempuhnya sungguh luar biasa ke Bandung.

    Semoga sosialisasi kemudahan transportasi ini bisa menambah animo wisatawan untuk tetap wisata ke Jawa Barat.

    ReplyDelete
  13. semoga bandara Kertajati bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan harapan. Pastinya butuh proses. Menurut saya bandara Husein memang kurang memadai dan udah waktunya Bandung punya bandara yang lebih luas dan lebih layak

    ReplyDelete
  14. alhamdulillah...
    makin kesini makin banyak aja bandara yang bikin takjub. Semoga bandara Kertajati bisa memberikan solusi atas penuhnya load penerbangan bandara yang sudah ada.

    ReplyDelete
  15. Aku baru dengar nih bandara kertajati ini. Ketinggalan berita banget kayaknya. Tapi kalau jaraknya jauh dari bandung memang kudu mikir-mikir sih. Apalagi juga majalengka belum terlalu dikenal daerahnya

    ReplyDelete

Powered by Blogger.
/*### Code atau Tracking ID Google Analytic###*/ UA-78190159-1